Muhaimin Targetkan PKB Jateng Rebut 15 Kursi DPR Senayan

Muhammad Dasuki
22 Apr 2013 02:49:30
Muhaimin Targetkan PKB Jateng Rebut 15 Kursi DPR Senayan
Ketua Umum DPP PKB HA Muhaimin Iskandar (Foto: Aktual.co/Muhammad Dasuki)
Semarang, Aktual.co —Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), HA Muhaimin Iskandar menargetkan 15 anggota DPR RI yang dikirimkan ke Senayan. Pasalnya, perolehan suara pemilu legislatif tahun 2009, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah hanya 3 anggota DPR RI.

Untuk itu, pihaknya menargetkan perolehan suara pada pileg 2014 secara menyeluruh di Indonesia mengharapkan 100 anggota DPR RI yang duduk dikursi legislatif di Senayan, Jakarta.

"Apabila PKB berhasil memperoleh 100 anggota legislatif DPR RI, maka dengan mudah akan siap bertarung dengan pemain politik di Senayan. Terutama memberikan kebijakan secara nasional untuk kesejahteraan masyarakat nahdhotul ulama. PKB ingin meneruskan perjuangan para kiyai, ulama NU, nahdhiyian sesuai tujuan ahlussunah wal jama'ah," ujar HA Muhamin Iskandar, di Kantor lama DPW PKB Jateng, Semarang, Minggu (21/4).

Muhaimin menyebutkan, adanya jumlah kursi legislatif di Senayan sebanyak 28 DPR RI, PKB mengalami kesulitan dalam menentukan kebijakan nasional untuk meneruskan perjuangan warga Nahdhotul Ulama.

 "Apabila total jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) secara langsung maupun tidak langsung tahun 2013 sebesar Rp1.650 dikelola sedemikian rupa dan untuk kesejahteraan warga NU, maka sebagai organisasi terbesar di seluruh Indonesia, maka sangat memberikan iklim perubahan kebijakan secara nasional. Seperti komitmen PKB menegakkan demokrasi pancasila dan menolak demokrasi liberalisasi saat ini dapat terwujud," terangnya.

Pihaknya merasa yakin, bila setelah warga NU di Indonesia mendapat pengakuan dari negara lain yang menduduki rangking nomor 3 negara demokrasi berpartai Islam adalah PKB. Namun demikian, pengakuan negara muslim lainnya tidak hanya berhenti setelah ini. Melainkan, kemajuan warga NU harus mampu didorong secara ekonomi yang kuat.

"Warga NU memiliki kewajiban untuk meneruskan karya-karya Walisongo, Kyiai, pendiri nahdhiyin-nahdhiyat sesuai pewaris paham ahlussunah wal jamaah. Kita bersyukur dengan menikmati keadaan kekinian, dari pada negara Islam laiinta di Timur Tengah yang terus dilanda konflik horizontal. Islam sebagai agama rahmatal lil alamin," ucapnya.

Namun, pengakuan oleh negara Islam lainnya itu disayangkan Muhaimin Iskandar, karena warga NU masih mengalami ketertinggalan untuk memiliki kehidupan ekonomi yang kuat.

 "Apa yang sudah dilakukan nahdotul ulama melalui program yang sudah ada harus lebih ditingkatkan. Maka jalur politik harus terus ditingkat dengan bekerja keras dan berdoa. Jangan sampai PKB digilas oleh pemain-pemain politik lain, dan hanya menjadi penontom saja," kata dia.

Untuk menarget suara kursi legislatif DPR RI, kata dia, ada 3 kunci perjuangan politik yang sesuai mandap perjuangan partai tersebut. Pertama, hasil Musyawarah nasional (Munas) menjadi momentum strategi utama untuk mewujdukan tiga besar nasional dalam pemenangan pemilu 2014. Kedua, momentum para pendiri NU yang saat masuk dalam tim perumus BPUPKI yang menyatukan NKRI. Ketiga, momentum PKB yang menyatakan satu-satu idelogi bangsa Indonesia adalah pancasila.

"Wajib warga nahdhiyin percaya diri menemukan perjuangan pada pendiri NU, sebagai sejarah perjuangan PKB.  Komitmen perolehan suara DPR RI yang saat ini ada 3 ingin agar lebih meningkat lagi jumlah kursi di Parlement. Agar suara sholawat berkumandang dari warga NU yang mewarisi pendudukdari Sabang hingga Merauke, agar semunya tercapai sesuai cita-cita amanat pendiri NU," bebernya.
Dhia Prekasha Yoedha

    Komentar
Kirim Komentar